Ayam Bakar Ala Menado

Akhirnya, kesampean juga nyobain resep baru. Secara, bosen sama masakan sendiri yang itu-ituuuu, aja (yang masak aja bosen, apalagi yang makan, ya?! hehehe). Jadi, mulailah sesi membongkar2 contekan resep dari tabloid Saji-nya Mb Al zaman bahula yang dah beberapa bulan nangkring di kamar Bunda. Gak lama, dan nemu resep yang kira2 gampang bikinnya, bahannya gak macem2, n kayanya enak. Ok, bisa dicoba buat sahur besok, pas 17-an.

Namanya Ayam Bakar ala Menado. Aslinya resep untuk 1 ekor ayam, tapi Bunda sadur dengan perubahan seperlunya menyesuaikan dengan bahan2 yang ada, jadilah ini diaaa (buat contekan Bunda juga kalo mo bikin lagi).

Sayang, lupa sesi foto2, soalnya ayamnya keburu dimakan buat sahur. Jadi Bunda upload foto dari tabloid Saji aja buat bayangan gimana jadinya (gak jauh2 amat, kok, cuma bedanya, ayamnya berupa potongan aja) :D:D

Bahan:

4-6 potong ayam (bisa diganti ikan mujair, tapi digoreng separo matang dulu)

½  sendok teh air jeruk nipis

¼ sendok teh garam

2 lembar daun jeruk purut, diiris2

2 buah cabe hijau, diiris tipis

250 ml air

1 sdm minyak goreng untuk menumis

Bumbu halus:

3 buah cabe merah

1,5 cm kunyit

1 cm jahe

4 butir bawang merah

1 butir bawang putih

½ sendok teh garam

Cara membuat:

  1. Lumuri ayam dengan ar jeruk nipis dan garam, diamkan 15 menit
  2. Tumis bumbu halus, daun kunyit, daun jeruk, dan cabe hijau sampai harum
  3. Masukkan ayam sambil diaduk hingga berubah warna. Tuang air, masak di atas api kecil hingga kuah mengering
  4. Angkat ayam, lalu bakar sampai harum

Komentar:

Siiip, bisa dipake nih resep. Daun jeruknya amisnya ayam n ikan mujair ilang, n nambahin rasa seger, gt. Enak, apalagi bikinan sendiri, dipuji sendiri, deh😀

Sayang percobaan pertama keasinan (tapi takaran garamnya dah diperbaiki, kok), hehehehe. Bunda emang susah kalo ada resep yang bikin garam secukupnya (secukupnya itu berapa, yaaa? soalnya ni lidah kadang eror, n lum punya sense of cooking. Apalagi kalo masak gak bisa nyicip karna lagi puasa. Hoooh, bisanya berdoa aja, mudah2an gak keasinan ato kurang asin, hehehe)

NB: Ni tulisan dibuat kemaren, tapi baru sempet diposting hari ini

Tentang hermioneangel

A housewife, a mother, a daughter, and a sister that is still learning to do her best in every role that she plays
Pos ini dipublikasikan di Masakan rumahan dan tag . Tandai permalink.

2 Balasan ke Ayam Bakar Ala Menado

  1. Menado apa Manado, da??? hehehe…

    Kalo resep asli Manado sih gak pake kunyit, da, masakan Manado jarang banget yang pake bumbu ini😀😀

    Kalo buat bumbu halusnya, biasanya cuma pake cabe merah, cabe rawit, tomat, bawang merah, sama bawang putih aja, biasanya juga suka ditambah merica. Biasanya juga jahenya gak ikut dihalusin bareng bumbu yang laen, tapi dimasak bareng bahannya supaya tambah wangi. Ya, itu, klo yang aslinya Manado sih, mungkin penulis bukunya org Jawa, jadi agak2 disesuaikan dgn lidah Jawa😀

  2. hermioneangel berkata:

    He…. yang asli Menado komentar (eh, Manado, ya? hehehe).

    Itu judul copas langsung dari tabloid Saji, loh Al. Tulisannya Menado. Trus bumbu2nya malah sebagian ada yang kueliminasi karna gak ada di dapurku😀 Tapi jadinya enak, ikan mujairnya gak amis, so gapapa, lah ya, bumbunya disesuaikan, wkwkwk

    Kalo ada resep masakan yang “gampang bikinnya gak pake ribet-gampang nyari bahannya-enaknya plus2”, bagi2 di blogmu, dunk Al. Gi pengen nyoba resep baru, nih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s